KARAWANG – Anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi partai PDIP, Daerah Pemilihan (Dapil) I, Natala Sumeda, SE., Ak., menggelar Reses II Tahun 2026 di Aula Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut dihadiri unsur masyarakat, tokoh lingkungan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Karang Taruna Kelurahan Nagasari, perwakilan sekolah, para Ketua RT/RW, serta ibu-ibu PKK.
Turut hadir Babinsa Mulyanto, Bhabinkamtibmas Endang Fajar Sidik, Ketua LPM Nano, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kelurahan Nagasari, H. Hasbullah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses di wilayahnya serta berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti demi kemajuan Nagasari.
Pada sesi dialog, berbagai aspirasi disampaikan warga. Maman, mengusulkan pengadaan mesin fogging untuk mendukung pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya saat musim penghujan.
“Ketersediaan alat fogging sangat dibutuhkan sebagai langkah antisipasi penyebaran DBD di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Persoalan sampah juga menjadi sorotan. Warga Bobojong RT 02 mengeluhkan kondisi wilayah Tuparev yang dinilai dalam keadaan “darurat sampah” akibat keterlambatan pengangkutan. Kondisi tersebut menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Sementara itu, PSM Kesos, Mimin, menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan ambulans bagi warga yang sakit. Ia berharap adanya dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan di sekitar wilayah tersebut untuk pengadaan ambulans sebagai penunjang pelayanan sosial dan kemanusiaan.
Dari unsur pemuda, Karang Taruna Bidang Kebudayaan, Hasan, menyoroti sejumlah titik pembuangan sampah liar yang memerlukan penanganan serius. Ia meminta dukungan bantuan material guna mendukung kebersihan lingkungan serta menekankan pentingnya pembinaan spiritual bagi generasi muda.
Di sektor pendidikan, Komite SDN 4 Nagasari,Ape mengajukan permohonan bantuan sarana dan prasarana sekolah yang dinilai sudah tidak layak. Mereka berharap adanya perhatian serius agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Natala Sumeda menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap usulan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
“Terkait pengajuan ambulans, saya sangat mendukung. Insyaallah pada Juni atau Juli 2026 akan segera terealisasi,” ujarnya.
Terkait pengelolaan sampah, Natala menjelaskan bahwa terdapat dua Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur persoalan tersebut.
“Yang pertama dikelola oleh pemerintah daerah, sedangkan di tingkat desa memungkinkan untuk dikelola secara swakelola,” jelasnya.
Untuk pengadaan mesin fogging, ia memastikan akan segera menindaklanjuti dengan mencari informasi harga mesin produksi lokal yang dinilai lebih mudah dalam perawatan dan efisien dalam penggunaan.
Sedangkan terkait kondisi SDN 4 Nagasari, Natala menyatakan akan melakukan pengecekan ulang terhadap tingkat kerusakan bangunan.
“Untuk SDN 4 akan dicek ulang sejauh mana tingkat kerusakannya. Kalau sudah diajukan, jangan sampai dua kali, karena output-nya itu-itu juga,” tegasnya.
Adapun mengenai pengadaan bak sampah, pihaknya akan melakukan survei lapangan terlebih dahulu guna mengetahui ukuran serta kebutuhan riil di masyarakat.
Melalui Reses II ini, Natala Sumeda menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan wadah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung agar dapat diperjuangkan dalam program pembangunan daerah Kabupaten Karawang.
Karnata, Gmblung
