KARAWANG — Puluhan massa yang tergabung dalam Serikat Tani Karawang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut berlangsung mulai jam 11.dengan membawa berbagai tuntutan terkait kebijakan yang dinilai memberatkan para petani.
Deden, salah satu perwakilan Serikat Tani, menyampaikan kekecewaannya terhadap kenaikan pajak yang dinilai semakin menekan kondisi ekonomi petani. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak mempertimbangkan situasi di lapangan, terutama saat para petani tengah berjuang menghadapi fluktuasi harga gabah dan meningkatnya biaya produksi.

“Kami sangat kecewa. Pajak naik, tapi kesejahteraan petani tidak pernah benar-benar diperhatikan. Padahal kami ini penopang kebutuhan pangan,” tegas Deden dalam orasinya.
Selain kenaikan pajak, para demonstran juga menyoroti adanya banyak temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan anggaran di lingkungan pemerintah daerah. Menurut para peserta aksi, temuan tersebut semakin menunjukkan bahwa beban yang diberikan kepada masyarakat tidak sebanding dengan tata kelola yang seharusnya menjadi contoh dari pemerintah.
“Kami meminta pemerintah daerah lebih serius menindaklanjuti temuan BPK. Jangan sampai petani dibebani pajak, tapi di sisi lain ada ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran,” lanjut Deden.
Aksi berjalan damai dan tertib, dengan aparat keamanan turut mengawal rangkaian kegiatan. Para petani berharap aspirasi mereka dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemda Karawang untuk menciptakan kebijakan yang lebih adil dan berpihak kepada masyarakat kecil.
Karnata, Renal
