Karawang — Luapan Sungai Citarum kembali berdampak pada pemukiman warga. Sebanyak 25 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Bantarkawung, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, terpaksa mengevakuasi barang-barang rumah tangga mereka akibat banjir yang merendam lingkungan sekitar.
Sebagai langkah darurat, warga bersama aparat setempat mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketua RT setempat, Dole, terlihat bersama warga bahu-membahu membangun tenda seadanya yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan barang warga sekaligus dapur umum.

“Kami bergerak cepat agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Dapur umum ini sangat membantu warga yang terdampak,” ujar RT Dole di lokasi.
Kepala Kelurahan Nagasari, H. Hadbullah, turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir pada Minggu (18/1/2026). Ia didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Nagasari, Endang Fajar Sidik, Bhabinsa Mulyanto langsung kelokasi untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik dan kondusif.
H. Hadbullah menyampaikan bahwa pihak kelurahan terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk membantu warga terdampak, baik dari sisi logistik, keamanan, maupun antisipasi lanjutan apabila debit air Sungai Citarum kembali meningkat.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan. Pemerintah kelurahan akan terus memantau kondisi di lapangan dan memberikan bantuan semaksimal mungkin,” tegasnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi masih dalam pengawasan, sementara dapur umum terus beroperasi untuk melayani kebutuhan konsumsi warga yang terdampak banjir.
Karnata, Gmblung
