Cegah Stunting,Pemdes Leles Kecamatan Sagalaherang Bagikan PMT Untuk Balita

Subang | SUARADESA .MY.ID. |Pemerintah Desa Leles kecamatan sagalaherang,menyalurkan bantuan paket pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita di wilayahnya berupa susu, biskuit,apel anggur sereal dan lain-lainnya di ruangan kantor Desa Leles Senin,30/12/2024.

Dalam acra tersebut di hadiri oleh Kepala desa leles Ade,ketua TPPKK desa leles yuliawati para kader ibu-ibu posyandu, Saat di temui awak media halloberita Kepala Desa Leles mengatakan, bantuan PMT itu kita ambil dari anggaran dana desa tahun 2024 sebagai wujud kepedulian pemerintah desa dalam membantu pemenuhan dan keseimbangan gizi balita, sehingga dapat mencegah adanya masalah stunting pada balita.

Berita Lainnya  Pengurus Masjid Agung dan Binataruna Poponcol Bersatu Gelar Aksi Bersih-Bersih Sambut Ramadan

Hari ini kita berikan bantuan PMT untuk 5 balita yang ada di desa leles, sebagai wujud kepedulian kami terhadap masalah stunting pada balita. Jangan sampai di Desa Leles ada balita yang mengalami stunting,kata Ade

Berita Lainnya  Pengamat Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Aep–Maslani Masih “On The Track”

Ade menambahkan, dengan diberikannya makanan tambahan kepada anak-anak, diharapkan akan ada peningkatan gizi kepada mereka.

Kita memberikan makanan berupa susu, biskuit,apel,anggur ,sereal dan lainnya pada anak balita untuk memenuhi gizi anak,tambahnya.

Sementara itu ketua TPPKK yuliawati berharap dengan diberikannya bantuan ini, angka stunting di Desa Leles kecamatan sagalaherang Subang khususnya di Kecamatan sagalaherang mengurangi angka stunting.

Berita Lainnya  Muscab XII BPC GAPENSI Karawang 2026, Yayat Hidayatulloh Terpilih Aklamasi Pimpin Periode 2026–2031

Masalah stunting pada balita secara langsung disebabkan oleh asupan gizi yang kurang mencukupi. Oleh sebab itu kamj bersama dengan pemerintah desa, membantu mencukupi kebutuhan gizi warga, khususnya balita.

Yuliawati mengatakan, makanan tambahan untuk balita itu sudah diberikan pada tanggal 25 Minggu lalu sebanyak 60 anak stunting dan ibu-ibu hamil dan ini yang trakhir di taun 2024.ucapnya.Yandi

Rosidi

Bagikan>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *