Kejaksaan Negeri Karawang, Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Siapkan Hotline Pengaduan

KARAWANG – Pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Karawang, Jawa Barat bakal diawasi langsung oleh Kejaksaan Negeri.

Pasalnya, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengawasi operasional SPPG melalui aplikasi bernama “Jaga Dapur MBG”.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Dedy Irwan Virantama mengungkapkan, BGN dengan Kejaksaan akan secara optimal melakukan pendampingan terkait dengan pelaksanaan program ini karena potensi ancaman gangguan hambatan tantangan terkait pelaksanaan program ini ditemukan di beberapa daerah dan ada beberapa kendala hukum.

Berita Lainnya  Sukses Bersihkan Masjid di 30 Kecamatan, Rescue Karang Taruna Karawang Apresiasi Pemkab & Para Donatur

“Kejaksaan akan ikut hadir dalam melakukan pendampingan hukumnya khususnya memastikan seluruh tahapan program BGN itu khususnya dalam pengelolaan anggaran tidak terjadi penyimpangan yang dilakukan yayasan atau mitra pengelola,” kata Dedy saat diwawancara pada Kamis (2/4/2026).

Berita Lainnya  Ketua Karang Taruna Nagasari Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H ‎

la menjelaskan, BGN sendiri telah menetapkan penggunaan anggaran setiap SPPG, mulai anggaran makanannya, operasional termasuk keuntungan yayasan dan pengelola itu yang sudah diatur.

Sehingga, Kejaksaan memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan.

“Kita bersama-sama BGN Kabupaten Karawang nanti akan membuat mekanismenya sebagai bentuk implementasinya nanti,” beber dia.

Bentuk pengawasannya, kata Kajari, ialah dengan aplikasi dari Kejaksaan Agung. Meski demikian, butuh peran dari pihak sekolah, orangtua siswa dan masyarakat dalam turut pengawasan SPPG ini.

Berita Lainnya  IWOI Karawang Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Pengurus, Wujud Kepedulian yang Terus Dijaga

Mulai dari proses produksinya, pendistribusiannya, termasuk yang sebelumnya ramai soal menu makanan yang dikeluhkan dan dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang ada.

“Kita juga nanti ingin buka hotline pelaporan terkait dapur MBG. Apapun itu mulai dari menu dan jika ada dugaan penyimpangan lainnya,”

Karnata, Red

Bagikan>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *