Warga RT 01 RW 34 Kepuh Wareng Geruduk Lokasi Pembangunan Perumahan, Tolak Dampak Banjir

Karawang – Warga RT 01 RW 34 Kepuh Wareng, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, kembali beraksi menyuarakan penolakan terhadap pembangunan perumahan yang dinilai membawa dampak buruk bagi lingkungan. Kali ini, warga secara langsung mendatangi lokasi proyek pembangunan perumahan tersebut, Minggu (8/2/2026).

‎Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga yang merasa aspirasinya selama ini tidak diindahkan oleh pihak pengembang. Warga menilai pembangunan perumahan tanpa sistem drainase yang memadai telah memperparah kondisi banjir di lingkungan mereka, terutama saat hujan deras.

Berita Lainnya  DPD IWOI Karawang Pilih Rengasdengklok sebagai Ruang Renungan Kebangsaan HPN dan HUT IWOI ke-8



‎Ketua RT 01 RW 34 Kepuh Wareng, Bonon, menyampaikan bahwa penolakan warga bukan tanpa alasan. Menurutnya, sejak adanya aktivitas pembangunan, genangan air semakin sering terjadi dan mengancam permukiman warga.

‎“Kami menolak pembangunan ini karena dampaknya sangat jelas, banjir semakin parah. Lingkungan kami yang sebelumnya aman, sekarang jadi langganan genangan air,” tegas Bonon di hadapan warga.

‎Bonon juga menegaskan, apabila pihak pengembang tetap tidak menggubris aspirasi dan keluhan warga, maka aksi serupa akan terus dilakukan dengan jumlah massa yang lebih besar.

‎“Kalau aspirasi warga tidak direspons, kami pastikan warga akan terus datang ke lokasi ini dengan massa yang lebih banyak. Ini bukan ancaman, tapi bentuk perjuangan mempertahankan hak kami atas lingkungan yang aman,” ujarnya.

‎Warga berharap pihak pengembang, bersama instansi terkait, dapat segera turun tangan untuk mengevaluasi proyek pembangunan tersebut, khususnya terkait dampak lingkungan dan sistem pengelolaan air. Mereka menuntut adanya solusi konkret, bukan sekadar janji, demi mencegah banjir yang semakin meluas di wilayah Kepuh Wareng dan sekitarnya.

‎Aksi berjalan dengan tertib, diwarnai orasi dan penyampaian aspirasi warga, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan permukiman mereka.

‎Karnata, Gmblung

Bagikan>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *