Warga Desa Wanajaya Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H dengan Khidmat

KARAWANG — Warga Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan tema “Dengan Peringatan Isra Mi’raj Mengingatkan Kita Akan Pentingnya Ibadah dan Ketaatan kepada Allah SWT”, pada Selasa (27/1/2026).

‎Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Acara diisi dengan rangkaian sambutan, pengajian, serta lantunan sholawat yang diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, ibu-ibu majelis taklim, hingga para pemuda.



‎Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pemerintah desa, Babinsa, para sesepuh desa, serta warga RT 08 dan RT 09. Peringatan Isra Mi’raj ini menghadirkan penceramah KH Tatang Khoerudin yang akrab disapa Tatang Vijay.

‎Kepala Desa Wanajaya yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Hendar Rudiyatna, dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

‎“Peringatan Isra Mi’raj mengingatkan kita akan kewajiban sholat dan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT serta dengan sesama manusia. Mari kita jaga persatuan dan kepedulian di tengah masyarakat,” ujar Hendar.

‎Ia juga mengingatkan warga agar menjauhi aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga, seperti judi online dan pengelolaan keuangan yang tidak bijak, karena berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
‎“Bantuan sosial dari pemerintah pusat harus kita jaga bersama. Jangan sampai terhambat karena kelalaian atau perilaku yang tidak sesuai aturan,” tegasnya.

‎Selain itu, Hendar menekankan pentingnya ketertiban administrasi, khususnya terkait pembayaran pajak serta kelengkapan dokumen pertanahan seperti SPPT dan sertifikat tanah, guna menghindari permasalahan di kemudian hari.

‎“Administrasi yang tertib akan memudahkan warga sendiri, baik dalam urusan pajak maupun pelayanan publik lainnya,” tambahnya.

‎Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Tatang Khoerudin (Tatang Vijay) menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan pengingat bagi umat Islam untuk menjaga sholat sebagai tiang agama dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

‎“Sholat bukan hanya kewajiban, tetapi kebutuhan. Jika sholat kita baik, insyaallah perilaku kita juga akan ikut baik. Dari sholat lahir kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab,” tuturnya di hadapan jamaah.

‎Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjauhi perpecahan yang dapat merusak persatuan di lingkungan desa.
‎“Desa akan kuat jika warganya rukun, saling membantu, dan menjaga silaturahmi. Jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah persaudaraan,” pesannya.

‎Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kesadaran sosial di tengah masyarakat Desa Wanajaya.

‎Karnata, Gmblung

Bagikan>>
Berita Lainnya  Dr. Asep Surya Atmaja Jadi PLT Bupati Bekasi, Harapan Baru Bekasi Bangkit dan Sejahtera ‎ ‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *