Presiden RI Prabowo Subianto, Pengumuman 11 Penganugerahan Bertepatan Dengan Panen Raya ‎

Karawang — Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada sejumlah tokoh, aparat, dan kelompok tani yang dinilai berkontribusi besar dalam keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras. Penganugerahan dilakukan bersamaan dengan panen raya dan pengumuman resmi swasembada beras di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

‎Penghargaan tersebut diberikan kepada berbagai unsur, mulai dari Menteri Pertanian, kepala daerah, aparat TNI-Polri, penyuluh pertanian, hingga para petani dari sejumlah daerah. Pemberian tanda kehormatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya.

‎Dalam pembacaan Keppres, Sekretaris Militer Presiden menyampaikan bahwa tanda kehormatan diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa besar para penerima dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan bangsa.

‎Presiden Prabowo menyematkan langsung tanda kehormatan kepada para penerima. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dianugerahi Bintang Jasa Utama atas perannya dalam mendorong peningkatan produksi beras nasional. Sementara Heri Sunarto, petani dari Kelompok Tani Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo, menerima Bintang Jasa Pratama sebagai representasi peran petani di lapangan.

‎Selain itu, Bintang Jasa Nararya diberikan kepada Bobby Irfan Effendi, Penyuluh Pertanian Kabupaten OKU Timur, serta Winarto dari Kelompok Tani Sri Sedhono, Kabupaten Ngawi.

‎Adapun penerima Satyalancana Wira Karya yang hadir langsung dalam acara tersebut berjumlah 11 orang dan mewakili total 91 penerima dari berbagai daerah. Mereka terdiri dari:

‎1.Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika (Dankodiklat TNI)

‎2.Setyo Wahono (Bupati Bojonegoro)

‎3.Aep Syaepuloh (Bupati Karawang)

‎4.AKBP Toni Kasmiri (Kapolres Lampung Selatan)

‎5.AKBP Yugi Bayu Hendarto (Kapolres Garut)

‎6.Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra (Waaster Kodam XVIII/Kasuari)

‎7.Letkol Czi. Dili Eko Setyawan (Dandim Merauke)
‎8.Don Muzakir (Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia)

‎9.Mugi Raharjo (Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro)

‎10.Aseng (Poktan Ciraden, Kabupaten Cianjur)

‎11.Nurul Hadi (Poktan Sri Ki Lamaran, Kabupaten Indramayu)

Keberhasilan swasembada beras ini disebut sebagai capaian strategis dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Pemerintah memastikan Indonesia tidak lagi melakukan impor beras, dengan cadangan beras nasional di Bulog kini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah.

‎Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas swasembada ke komoditas pangan strategis lainnya, termasuk jagung, perikanan, dan protein hewani, guna memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung program makan bergizi gratis.

‎Karnata, Gmblung


Bagikan>>
Berita Lainnya  Kolaborasi Lintas Sektor, Tim Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang Bersihkan Bekas Danau Cikeas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *